Minggu, 28 Juni 2026

Saat Keluarga Butuh Didengar, SKB PKS Temanggung Hadir Memberi Ruang


TEMANGGUNG – Persoalan dalam keluarga sering kali tidak tampak dari luar. Ada yang kesulitan membangun komunikasi dengan pasangan, ada yang bingung menghadapi anak yang mulai beranjak remaja, sementara sebagian lainnya harus berjuang menghadapi tekanan ekonomi yang memengaruhi keharmonisan rumah tangga. Namun, tidak semua orang memiliki tempat yang aman untuk mengungkapkan beban tersebut.

Berangkat dari kepedulian itu, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan SKB (Sejuta Keluarga Bercerita) pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Di Kabupaten Temanggung, layanan konsultasi dibuka di tiga lokasi agar lebih mudah dijangkau masyarakat, yakni wilayah timur di Pringsurat, wilayah pusat di Gedung DPD PKS Temanggung, Bakungan, Tlogorejo, serta wilayah utara di Ngadirejo.

Pelaksanaan SKB melibatkan pengurus Bipeka DPD PKS Temanggung bersama para konsultan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Temanggung. Mereka adalah Eko Walyani, Wakil Ketua Bipeka DPD PKS Kabupaten Temanggung, Suswanti dari Komisi Bina Keluarga Sakinah DED PKS Kabupaten Temanggung, serta Budi Andarti selaku Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai. Ketiganya memberikan pendampingan kepada peserta dengan pendekatan yang hangat, penuh empati, dan menjaga profesionalitas.

Berbeda dengan penyuluhan pada umumnya, SKB menghadirkan ruang konsultasi secara pribadi. Setiap peserta dapat berbicara langsung dengan konsultan tanpa didengar orang lain. Seluruh cerita dijaga kerahasiaannya sehingga peserta merasa lebih nyaman untuk menyampaikan persoalan yang selama ini dipendam.

Beragam persoalan mengemuka dalam sesi konsultasi. Mulai dari komunikasi antara suami dan istri yang mulai renggang, persoalan ekonomi keluarga, tantangan dalam mengasuh anak, hubungan orang tua dengan anak, hingga pembagian peran dan tanggung jawab suami dalam rumah tangga.

Bagi penyelenggara, kegiatan ini bukan sekadar membuka ruang untuk bercerita. SKB juga menjadi pintu awal bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut. Apabila ditemukan persoalan yang bersifat krusial, tim akan membantu menghubungkan peserta dengan layanan atau pihak yang dapat memberikan penanganan sesuai kebutuhan.

Suasana di ketiga lokasi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para konsultan lebih banyak mendengarkan daripada menghakimi. Di ruang sederhana itu, setiap cerita diperlakukan sebagai sesuatu yang berharga. Sebab, sering kali seseorang tidak membutuhkan nasihat yang panjang, melainkan kehadiran orang yang benar-benar bersedia mendengar.

Melalui kegiatan ini, Bipeka DPD PKS Kabupaten Temanggung berharap semakin banyak keluarga yang menyadari bahwa mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan. Justru dengan berani bercerita dan mencari solusi, keluarga memiliki kesempatan lebih besar untuk bangkit dan kembali harmonis.

Peringatan Harganas 2026 pun menjadi lebih bermakna. Tidak hanya mengingat pentingnya keluarga sebagai fondasi bangsa, tetapi juga menghadirkan ruang nyata agar setiap keluarga memiliki tempat yang aman untuk didengar, dipahami, dan dibantu ketika menghadapi persoalan. Sebab, keluarga yang kuat bukanlah keluarga tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi setiap persoalan bersama.
Read more

Selasa, 16 Juni 2026

Semarak Tahun Baru Hijriah, 69 TPQ Meriahkan Pawai Muharram dan Pentas Seni Islami di Kranggan

Temanggung — Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tampak begitu terasa di Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Senin (16/6/2026). Ratusan santri dan pendamping dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) mengikuti Pawai Muharram dan Pentas Seni Islami yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (BADKO LPQ) Kecamatan Kranggan.

Kegiatan yang diikuti oleh 69 TPQ se-Kecamatan Kranggan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Para santri menampilkan beragam kreativitas dalam pawai serta pentas seni Islami yang menghibur masyarakat. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antarsantri, pembina, dan masyarakat.

Peringatan Tahun Baru Hijriah ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam sejak dini. Berbagai penampilan bernuansa Islami menghiasi acara, mulai dari parade santri, pertunjukan seni, hingga kreasi edukatif yang mencerminkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

Anggota DPRD Kabupaten Temanggung dari Fraksi PKS, Herlina Dwi Prabawati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia BADKO LPQ Kecamatan Kranggan atas kerja keras dan kekompakan dalam menyelenggarakan acara.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan amanah yang dijalankan dengan baik oleh seluruh panitia sehingga acara berlangsung tertib, menarik, dan meriah.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BADKO LPQ Kecamatan Kranggan yang telah menunjukkan kekompakan dan kesungguhan dalam mengemban amanah kepanitiaan. Alhamdulillah, acara dapat terselenggara dengan sangat baik dan memberikan kebahagiaan bagi para santri serta masyarakat," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Herlina juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga salat, rajin mengaji, serta berbakti kepada orang tua dan guru.

"Anak-anak adalah generasi penerus umat dan bangsa. Teruslah menjaga salat, mencintai Al-Qur'an, serta menghormati dan menaati guru maupun orang tua. Itulah bekal terbaik untuk meraih keberkahan hidup," pesannya.

Tak lupa, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina TPQ yang selama ini mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mendidik para santri dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Menurut Herlina, para guru TPQ merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, meskipun sering kali menjalankan tugasnya tanpa mengharapkan imbalan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina TPQ yang dengan penuh keikhlasan mendidik anak-anak kita. Semoga setiap ilmu yang diajarkan dan setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi amal jariyah serta mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan dari Allah SWT," tuturnya.

Kegiatan Pawai Muharram dan Pentas Seni Islami ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menjadi momentum syiar Islam, acara tersebut juga menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat Kranggan terhadap pendidikan Al-Qur'an dan pembinaan generasi muda.

Melalui semangat Tahun Baru Hijriah 1448 H, para peserta diharapkan dapat meneladani makna hijrah sebagai upaya untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Read more

Senin, 20 April 2026

Amir Masduki: Kuatkan Ketahanan Bangsa Bersama Rakyat

Temanggung — Momentum Milad PKS DPD PKS Temanggung dimanfaatkan untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat ketahanan bangsa yang berakar dari masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Amir Masduki, anggota FPKS DPRD Provinsi Jawa Tengah, dalam sambutannya pada acara tersebut (Ahad, 19 April 2026).

Dalam pemaparannya, Amir Masduki menegaskan bahwa Temanggung bukan sekadar wilayah administratif, melainkan daerah yang sarat dengan nilai perjuangan dan ketangguhan. Ia menggambarkan kehidupan para petani di lereng Gunung Sindoro dan Sumbing yang setiap hari bekerja keras menanam kopi dan merawat tembakau di tengah tantangan cuaca serta fluktuasi harga pasar. Menurutnya, dari kehidupan para petani tersebut dapat dipetik pelajaran bahwa ketahanan adalah sikap hidup yang dibangun dari ketekunan, kesabaran, dan semangat pantang menyerah.

Tema “Bersama Rakyat Meningkatkan Ketahanan Indonesia” dinilai sangat relevan dengan kondisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa ketahanan bangsa tidak hanya dibangun dari pusat kekuasaan, tetapi tumbuh dari desa-desa, keluarga, pelaku UMKM, petani, pedagang, dan seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketahanan bangsa memiliki beberapa dimensi penting. Ketahanan ekonomi diwujudkan melalui kemandirian rakyat, berkembangnya usaha kecil, serta keadilan bagi petani. Ketahanan sosial dan budaya tercermin dari tetap terjaganya nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah perubahan zaman. Sementara itu, ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam menjaga moral serta masa depan generasi.

Dalam konteks tersebut, ia menilai bahwa PKS memiliki peran strategis untuk hadir sebagai bagian dari solusi. Partai tidak hanya dituntut aktif dalam forum, tetapi juga harus terjun langsung ke masyarakat, mendengar, memahami, dan memberikan bantuan nyata. Ia juga menekankan pentingnya kader untuk terus melayani, hadir saat masyarakat membutuhkan, serta menjaga integritas sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan rakyat.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amir Masduki menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Fokus tersebut meliputi penguatan sektor pertanian, dukungan terhadap UMKM, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan yang berkeadilan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak dapat dicapai secara sendiri. Diperlukan kolaborasi dan sinergi antara anggota dewan, struktur partai, kader, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebersamaan akan melipatgandakan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia juga mengajak seluruh kader PKS untuk menjadikan momentum milad sebagai sarana memperbarui semangat perjuangan, memperkuat kedekatan dengan rakyat, menjaga silaturahim, serta menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, ia berharap PKS terus menjadi partai yang setia membersamai rakyat dalam berbagai kondisi serta semakin kokoh, dipercaya, dan dicintai masyarakat.

Read more

Minggu, 19 April 2026

Milad PKS Temanggung: Kokohkan Solidaritas dan Tebar Manfaat

Temanggung — Semangat kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Fun Walk Milad dan Halal Bihalal PKS Temanggung yang digelar pada Ahad (19/4/2026). Pengurus, anggota, simpatisan, dan keluarga mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Markaz DPD PKS Temanggung, dengan rute jalan santai di kawasan Tlogorejo dan sekitarnya.

Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Dengan balutan dresscode putih dan oranye, mereka tidak hanya berjalan santai, tetapi juga menghadirkan energi positif di tengah masyarakat. Sepanjang rute, peserta menyapa warga dengan ramah, bahkan sebagian di antaranya melakukan aksi kebaikan sederhana seperti membantu membawakan gabah, berbagi makanan, hingga berinteraksi hangat dengan warga sekitar.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa dakwah tidak hanya melalui kata, tetapi juga melalui tindakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain fun walk, kegiatan juga diramaikan dengan senam bersama, bazar UMKM kader dan simpatisan, serta rangkaian milad dan halal bihalal yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Temanggung, Bambang Setiyo Budi menegaskan bahwa tema kegiatan, “Silaturahim Menguatkan, Hidup Sehat Membahagiakan”, harus menjadi semangat bersama dalam kehidupan kader.

Ia menyampaikan bahwa silaturahim adalah kekuatan utama dalam menjaga kebersamaan, sementara hidup sehat menjadi bagian penting dalam menjaga semangat perjuangan.

“Silaturahim ini menguatkan hati kita, mengokohkan ukhuwah, dan menjaga kita tetap satu barisan. Sementara hidup sehat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi agar kita tetap kuat dalam melayani dan membersamai masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan fun walk menjadi simbol sederhana dari nilai tersebut—bergerak bersama, sehat bersama, dan hadir di tengah masyarakat dengan penuh kebahagiaan.

“Kita ingin menghadirkan dakwah yang membahagiakan. Dakwah yang dekat dengan masyarakat, terasa manfaatnya, dan menguatkan kebersamaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPR Provinsi Jawa Tengah dari FPKS, Amir Masduki, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Temanggung memiliki nilai ketangguhan yang menjadi inspirasi dalam membangun ketahanan bangsa.

“Di Temanggung, kita belajar dari para petani di lereng Sindoro dan Sumbing yang tekun dan sabar. Mereka mengajarkan bahwa ketahanan bukan sekadar konsep, tetapi sikap hidup yang pantang menyerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ketahanan Indonesia tidak hanya dibangun dari pusat, melainkan tumbuh dari masyarakat akar rumput.

“Ketahanan bangsa dimulai dari desa, dari keluarga, dari pelaku UMKM, petani, dan pedagang. Karena itu, PKS harus hadir sebagai solusi, hadir di tengah masyarakat, mendengar, dan bergerak nyata membantu rakyat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan kader untuk terus menjaga integritas dan semangat pelayanan.

“Kita tidak boleh lelah melayani. Jadilah yang pertama hadir saat masyarakat membutuhkan, dan terakhir meninggalkan ketika masalah belum selesai,” tegasnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh kader menjadikan milad sebagai momentum memperbarui semangat perjuangan dan terus membersamai rakyat dalam setiap kondisi.

Suasana kegiatan semakin hangat berkat kepiawaian pembawa acara, Santoso selaku ketua panitia, bersama Rahman Wahyu H., yang mampu menghidupkan suasana dengan gaya komunikatif dan penuh keakraban. Puluhan doorprize dengan hadiah utama mesin cuci, sepeda, dan tabungan umroh membuat suasana semangat membuncah.


Di akhir acara, panitia memberikan apresiasi kepada peserta dengan capaian ibadah terbaik selama Ramadan dan Syawal. Penghargaan diberikan kepada peserta dengan jumlah khatam Al-Qur’an terbanyak, yang diraih oleh seorang anak anggota PKS kelas 6 SD dengan capaian empat kali khatam selama Ramadan.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada 51 peserta kegiatan yang menjalankan puasa Syawal.

Para peserta mengaku senang dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, serta semangat ukhuwah menjadi kesan mendalam yang dirasakan sepanjang acara.
Read more

Minggu, 05 April 2026

Pelantikan Pengurus DPRa PKS, Siap Hadirkan Manfaat Nyata di Tengah Masyarakat Temanggung

Temanggung, 4 April 2026 — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Omah Kebon, Sabtu (4/4), saat Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gandu, Kecamatan Tembarak, serta DPRa Kertosari, Kecamatan Temanggung, resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Temanggung, Bambang Setyo Budi.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Para pengurus yang didominasi anak muda berusia 20–30 tahun itu juga mendapatkan Training Orientasi Partai sebagai bekal awal dalam menjalankan amanah organisasi.

Dalam sambutannya, Bambang Setyo Budi menegaskan bahwa kehadiran pengurus partai di tengah masyarakat harus membawa nilai kebermanfaatan yang nyata.

“Pengurus partai harus menjadi bagian dari solusi. Kehadiran kita di masyarakat bukan hanya sekadar struktur, tetapi bagaimana bisa menghadirkan kebaikan dan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Pesan tersebut disambut antusias oleh para pengurus yang baru dilantik. Semangat untuk berkontribusi tampak dari wajah-wajah muda yang siap mengabdi di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Anggota DPRD PKS Temanggung Daerah Pemilihan 1, Arif Noorhadi S., yang memberikan materi orientasi partai, mengajak para pengurus untuk memahami akar perjuangan PKS dalam konteks sejarah bangsa Indonesia.

“PKS tidak lahir di ruang kosong. Ia berakar dari semangat panjang perjuangan bangsa ini. Karena itu, komitmen kita jelas, melanjutkan perjuangan dengan berkhidmat untuk rakyat Indonesia,” tutur Arif.

Ia juga menekankan pentingnya militansi yang dibarengi dengan kepekaan sosial, sehingga kader mampu hadir sebagai pelayan masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan warga

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum regenerasi kepemimpinan di tingkat akar rumput. Dengan komposisi pengurus yang relatif muda, DPRa Gandu dan Kertosari diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam gerakan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Adapun susunan pengurus DPRa Gandu dan Kertosari telah disusun dengan komposisi yang mengedepankan kolaborasi dan penguatan peran di berbagai bidang, termasuk jaringan relawan, kepemudaan, kaderisasi, hingga penguatan keluarga.

Acara ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung hangat, mempererat kebersamaan antar pengurus serta tokoh yang hadir. Di tengah suasana santai itu, optimisme menguat—bahwa langkah kecil dari ranting akan menjadi bagian penting dari gerakan besar melayani masyarakat.
Read more

Sabtu, 04 April 2026

Silaturahim PKS Temanggung ke Bupati, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah



Temanggung — Fraksi PKS bersama jajaran pengurus DPD PKS Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan silaturahim dan halal bihalal dengan Bupati Temanggung pada Jumat malam (3/4/2028). Kegiatan berlangsung di rumah dinas Bupati, Kompleks Pendopo Pengayoman, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergi antara PKS dan Pemerintah Kabupaten Temanggung, khususnya dalam mengawal berbagai program pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota Fraksi PKS, pengurus DPD, para Kepala Bidang (Kabid), Koordinator Daerah Pemilihan (Kordapil), serta anggota legislatif (Aleg) PKS. Turut Dewan Pakar PKS Temanggung Heri Susatyo Sadwoko dan Agus Riyanto. Kehadiran istri Bupati Temanggung turut menambah nuansa kekeluargaan dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Arif Noorhadi S. sebagai Ketua Komisi Komisi Organisasi dan Daerah MPD DPD PKS Temanggung menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya silaturahim yang semakin erat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen kebersamaan dalam membangun daerah.

“Alhamdulillah, melalui silaturahim ini kita dapat saling mendukung dan memaafkan. Ini sekaligus menguatkan koalisi yang telah dibangun. PKS sebagai partai pendukung bupati terpilih berkomitmen untuk terus bersinergi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Agus Setyawan menyampaikan bahwa hubungan antara PKS dan pemerintah daerah semakin solid.

“Alhamdulillah, silaturahim ini mempererat hubungan dan kolaborasi. Semoga ke depan sinergi ini semakin kuat demi kemajuan Kabupaten Temanggung,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PKS Temanggung berharap dapat terus menjaga komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah serta memperkuat peran dalam mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Silaturahim dan halal bihalal ini menjadi bagian dari upaya merawat kebersamaan, sekaligus meneguhkan semangat kolaborasi dalam membangun Temanggung yang lebih maju dan sejahtera.

Read more

Minggu, 08 Maret 2026

Tadarus Al-Qur'an di Citywalk Sudirman Temanggung


Pagi baru saja merekah di jantung kota Temanggung ketika satu per satu orang mulai duduk berjajar di sepanjang trotoar Citywalkb Sudirman Temanggung. Udara masih sejuk, langit cerah, dan suasana kota yang biasanya riuh oleh kendaraan perlahan berubah menjadi ruang kebersamaan yang tenang. Di tangan mereka terbuka mushaf Al-Qur’an. Suara tilawah mulai terdengar pelan, lalu menyatu menjadi lantunan yang mengalir hangat di pagi Ramadan.

Ahad pagi, 8 Maret 2026, jajaran kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Temanggung Daerah Pemilihan (Dapil) 1 kembali melanjutkan program tadarus Al-Qur’an bersama masyarakat. Kegiatan yang digelar pukul 06.30 hingga 07.30 WIB itu menghadirkan suasana berbeda di ruang publik kota: jalanan yang biasanya dipenuhi langkah cepat berubah menjadi tempat orang-orang duduk tenang membaca Kalamullah.

Peserta datang dari berbagai unsur. Pengurus DPD, pengurus DPC, anggota partai, hingga masyarakat umum ikut bergabung. Tidak ada sekat yang terasa pagi itu. Sebagian duduk berkelompok kecil, sebagian lain membaca sendiri dengan khusyuk, namun semuanya terhubung oleh satu aktivitas yang sama—menghidupkan Al-Qur’an di bulan Ramadan.

Di sela-sela lantunan ayat suci, senyum dan sapa hangat juga mengalir. Suasana terasa akrab, seolah trotoar kota berubah menjadi majelis kecil yang terbuka bagi siapa saja.

Program tadarus di ruang publik ini memang dirancang sederhana, namun sarat makna. Bagi penyelenggara, kegiatan tersebut bukan sekadar membaca Al-Qur’an bersama, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai Ramadan di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Harapannya, Al-Qur’an benar-benar hadir di ruang kehidupan kita. Tidak hanya dibaca di masjid atau rumah, tetapi juga menjadi bagian dari suasana kota,” ujar Agus Hariyadi, Kordapil 1 sekaligus ketua panitia.

Antusiasme peserta terlihat jelas sejak awal. Banyak yang datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk di sepanjang jalur pedestrian city walk. Langit yang cerah pagi itu seolah menambah kenyamanan suasana tadarus.

Untuk menambah keceriaan, panitia juga menyiapkan 50 doorprize bagi peserta yang hadir. Kupon dibagikan secara sederhana di sela kegiatan, menghadirkan momen-momen kecil penuh tawa ketika nama pemenang diumumkan.

Namun bagi banyak peserta, hadiah bukanlah alasan utama mereka datang. Siti Zumaroh, salah satu warga yang ikut tadarus, mengaku senang dengan kegiatan tersebut.

“Saya sangat bangga dan bahagia karena banyak pengalaman, menambah saudara," ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun ke depan.

Bagi para peserta, satu jam pagi itu terasa singkat. Namun lantunan ayat yang bergema di ruang terbuka kota meninggalkan kesan mendalam. Di tengah rutinitas kehidupan yang bergerak cepat, tadarus di trotoar kota menjadi pengingat sederhana: Ramadan adalah waktu untuk kembali mendekat pada Al-Qur’an, bersama-sama.

Dan di sepanjang Sudirman City Walk pagi itu, Kota Temanggung seolah ikut berzikir.
Read more

Senin, 02 Maret 2026

Bugar Bahagia ala Keluarga PKS Temanggung


Alhamdulillah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Temanggung telah menggelar kegiatan jalan santai yang melibatkan sekitar 70 peserta dari unsur pengurus, anggota, dan simpatisan pada Ahad, 1 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Temanggung dalam rangka menjaga semangat kebersamaan sekaligus kebugaran fisik selama bulan Ramadan.

Jika pada bulan sebelumnya kegiatan dikemas dalam bentuk longmarch, maka pada Ramadan kali ini konsepnya akan dibuat lebih ringan dan ramah keluarga melalui jalan santai. Perubahan format ini diharapkan tetap menjaga semangat disiplin dan ketahanan fisik, namun dengan suasana yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga sebagai ruang mempererat ukhuwah antaranggota. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan kebersamaan, saling menyapa, dan menghadirkan energi positif di tengah aktivitas ibadah. Para peserta diajak menikmati rute yang menyegarkan, sekaligus menjadi sarana refleksi dan syukur atas nikmat kesehatan.

Panitia juga memfasilitasi layanan cek kesehatan menggunakan timbangan badan pintar. Melalui alat tersebut, peserta dapat mengetahui komposisi tubuh seperti massa otot dan kadar protein, lengkap dengan rekomendasi dasar untuk menjaga kesehatan. Fasilitas ini diharapkan membantu anggota dan keluarga semakin peduli terhadap kondisi tubuh masing-masing, sehingga ibadah Ramadan dapat dijalani dengan lebih prima.

Sejumlah tokoh dan pengurus akan turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Temanggung Fraksi PKS, Arif Noorhadi S., Heri Susatyo Sadwoko dan Agus Riyanto selaku Dewan Pakar PKS Temanggung, Yahya Purnomo sekretaris DPD, dan para Kepala Bidang DPD. Kehadiran mereka semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat ikatan struktural maupun emosional di antara seluruh peserta.

Acara dibuka oleh Agus Haryadi selaku Kordapil 1 yang juga bertindak sebagai tuan rumah. Setelah seremoni pembukaan, peserta akan memulai perjalanan dengan berjalan kaki melewati kawasan Stadion Bhumi Phala, kemudian menyusuri area perkampungan warga dan hamparan sawah yang asri. Rute berlanjut hingga jembatan gantung yang menghubungkan Desa Guntur dan Desa Klepu. Di titik tersebut, peserta akan menerima kupon doorprize sebelum kembali menuju lokasi awal.

Selain menyehatkan, rute ini menjadi pengingat akan indahnya kebersamaan dalam kesederhanaan. Langkah demi langkah yang ditempuh bersama menjadi simbol perjalanan dakwah dan perjuangan yang tidak pernah sendiri.

Sebagai penutup, kegiatan akan diakhiri dengan pembacaan zikir sore, dilanjutkan buka puasa bersama dan pembagian doorprize. Momentum ini diharapkan menjadi ruang syukur sekaligus penguat komitmen untuk terus berkhidmat bagi masyarakat.

Melalui jalan santai Ramadan ini, PKS Temanggung ingin menghadirkan pesan sederhana namun bermakna: menjaga kesehatan adalah bagian dari amanah, dan merawat ukhuwah adalah kekuatan utama dalam setiap langkah perjuangan.
Read more

Jumat, 27 Februari 2026

Fraksi PKS Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Temanggung




Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Temanggung secara resmi menyatakan persetujuannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Temanggung pada 27 Februari 2026 dengan diwakili oleh Ketua Fraksi, Elynawati, M.Pd..

Dalam pandangan fraksinya, PKS menegaskan bahwa perubahan regulasi ini bukan sekadar penyesuaian angka atau norma administratif. Lebih dari itu, kebijakan ini dinilai sebagai arah baru kebijakan fiskal daerah yang akan menentukan wajah keadilan, kemandirian, dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Temanggung.

Fraksi PKS menekankan bahwa setiap perubahan kebijakan pajak dan retribusi harus berlandaskan prinsip keadilan sosial. Kebijakan fiskal tidak boleh membebani masyarakat, namun justru harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta diiringi peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Salah satu poin penting dalam perubahan tersebut adalah kenaikan persentase opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari paling sedikit 10 persen menjadi paling sedikit 20 persen yang diperuntukkan bagi pembiayaan infrastruktur daerah. Fraksi PKS mengapresiasi langkah tersebut sebagai kebijakan yang berani. Namun, mereka juga menegaskan bahwa keberanian itu harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan transparansi penuh.

Menurut Fraksi PKS, kontribusi para pemilik kendaraan bermotor harus benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang merata, tidak terpusat di wilayah tertentu saja. Pengawasan ketat dan pelaporan berkala dinilai sangat penting agar alokasi anggaran benar-benar terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Fraksi PKS juga menyoroti penghapusan retribusi persampahan di wilayah perdesaan. Kebijakan ini dinilai membuka ruang bagi desa untuk mengatur retribusi secara mandiri melalui Peraturan Desa, sejalan dengan semangat kemandirian desa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Desa. Desa tidak lagi menjadi objek kebijakan, melainkan subjek pembangunan.

Meski demikian, Fraksi PKS mengingatkan bahwa pemberian kewenangan tersebut harus disertai pendampingan teknis, standar pelayanan minimal, serta mekanisme akuntabilitas yang jelas. Pemerintah daerah didorong untuk menyiapkan pedoman teknis pengelolaan sampah desa, memperkuat peran BUMDes, serta menjadikan prinsip gotong royong dan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi utama.

Di sisi lain, kenaikan retribusi persampahan di wilayah perkotaan juga menjadi perhatian. Fraksi PKS berharap kenaikan tarif tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan kebersihan. Masyarakat tidak boleh dibebani biaya lebih tinggi tanpa adanya perbaikan layanan, seperti ketepatan jadwal pengangkutan, pengurangan tumpukan sampah, serta peningkatan fasilitas pendukung.

Fraksi PKS menegaskan bahwa pajak bukan sekadar pungutan, melainkan instrumen keadilan sosial. Retribusi bukan sekadar kewajiban, tetapi kontrak pelayanan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan integritas, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat, perubahan Perda ini diharapkan menjadi tonggak transformasi pembangunan daerah.

Dengan mengharap ridha Allah SWT dan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Fraksi PKS menyatakan menerima dan menyetujui keputusan Panitia Khusus untuk menetapkan Raperda tersebut menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung, demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Temanggung.
Read more

Selasa, 24 Februari 2026

Refleksi Ramadan: Mengusahakan Takwa dengan Amal Produktif

(Gambar dibuat menggunakan Gemini)


Alhamdulillah, sebuah kebahagiaan bagi kita bisa bertemu dengan Ramadan. Terutama saat banyak yang merindukannya tetapi qadarullah, Allah sudah memanggil mereka terlebih dahulu. Ada juga yang bertemu Ramadan namun belum bisa merasakan kebahagiaan seperti kita. Semoga Allah Ta’ala memberikan keberkahan bagi seluruh Muslim di dunia selama Ramadan ini.

Ramadan adalah bulan yang istimewa. Jika kita cermati perintah Allah Ta’ala mengenai puasa, yakni dalam Al-Baqarah ayat 183–186, kita akan mendapati panggilan khusus yang ditujukan bagi orang-orang beriman:

«يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا»
(Hai orang-orang yang beriman)

Dari sekitar 8,3 miliar penduduk dunia, jumlah Muslim berkisar 2,04–2,15 miliar, tetapi yang benar-benar beriman—yakni yang nantinya menyambut seruan berpuasa—lebih sedikit, kecuali bagi mereka yang berhalangan syar’i.

Allah berfirman selanjutnya bahwa puasa diwajibkan atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian. Artinya, syariat puasa juga berlaku bagi umat Islam selain umat Nabi Muhammad ﷺ meski berbeda cara dan waktunya, contohnya umat Nabi Daud yang melakukan puasa Senin dan Kamis.

Sebaik-baiknya puasa adalah puasa saudaraku, Dawud a.s. Ia berpuasa satu hari dan berbuka satu hari, (H.R. Ahmad). 

Dari perintah puasa dalam Al-Baqarah ayat 183 kita menjadi tahu bahwa puasa memiliki tujuan utama, yaitu agar kita menjadi takwa. Mengapa Allah tidak langsung memberikan takwa, lalu menyuruh berpuasa? Sebab puasa adalah madrasah tarbiyah untuk melatih hamba-Nya supaya beriman dan berproses menjadi bertakwa. Taqwa ini proses yang diusahakan, salah satunya melalui amalan produktif.

Sejarah membuktikan bahwa puasa Ramadan bukanlah waktu untuk berleha-leha atau bersantai. Di bulan yang mulia ini, kaum Muslimin justru diuji dalam medan perjuangan dan keteguhan iman.

Perang Badar pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriyah / 624 M menunjukkan bahwa ¹kaum Muslimin yang jumlahnya sedikit dan persenjataannya lebih sederhana dapat meraih kemenangan luar biasa dengan semangat iman yang kuat di bulan puasa. Perang Tabuk tahun 9 Hijriyah kembali memperlihatkan keteguhan umat dalam menghadapi tantangan besar, saat Ramadan, keadaan begitu sulit, paceklik menghadapi Byzantium. Perang ini disebut juga Perang Sulit (Ghazwah al-'Usroh) yang pada akhirnya dimenangkan muslim.

Selain itu, perjuangan umat Islam di Eropa oleh Thariq bin Ziyad pada Ramadan abad ke-8 M, menunjukkan bagaimana semangat juang dan keteguhan iman diwujudkan melalui strategi, disiplin, dan keberanian. Ia memimpin 12 ribu pasukan melawan 100 ribu tentara bersenjata lengkap untuk menaklukan Andalusia yang luasnya 1,5 kali Pulau Sumatera.

Kisah-kisah tersebut menjelma dalam bulan Ramadan sebagai pengingat akan keberanian, kesabaran, dan amal saleh.

Maka, pada Ramadan kali ini, mari kita tuliskan mimpi-mimpi istimewa kita, panjatkan doa-doa khusus kita, dan wujudkan semuanya melalui amalan produktif yang mendekatkan kita kepada Allah.

Wallaahu a'lam 

ata


Referensi:
Al-Qur'an 
Abazhah, N. (2014). Perang Muhammad. Zaman.
Hamas, E. (2022). The Untold Islamic History. Generasi Shalahuddin Berilmu.
NU Online. (n.d.). Bagaimana puasa umat sebelum Nabi Muhammad ﷺ. Diakses 20 Februari 2026, dari https://nu.or.id/syariah/bagaimana-puasa-umat-sebelum-nabi-muhammad-3tWcs
Asamuslim.id. (n.d.). Rahasia puasa di balik kata “kutiba”. Diakses 20 Februari 2026, dari https://asamuslim.id/rahasia-puasa-dibalik-kata-kutiba-
Read more