Temanggung — Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tampak begitu terasa di Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Senin (16/6/2026). Ratusan santri dan pendamping dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) mengikuti Pawai Muharram dan Pentas Seni Islami yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (BADKO LPQ) Kecamatan Kranggan.
Kegiatan yang diikuti oleh 69 TPQ se-Kecamatan Kranggan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Para santri menampilkan beragam kreativitas dalam pawai serta pentas seni Islami yang menghibur masyarakat. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antarsantri, pembina, dan masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Hijriah ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam sejak dini. Berbagai penampilan bernuansa Islami menghiasi acara, mulai dari parade santri, pertunjukan seni, hingga kreasi edukatif yang mencerminkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
Anggota DPRD Kabupaten Temanggung dari Fraksi PKS, Herlina Dwi Prabawati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia BADKO LPQ Kecamatan Kranggan atas kerja keras dan kekompakan dalam menyelenggarakan acara.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan amanah yang dijalankan dengan baik oleh seluruh panitia sehingga acara berlangsung tertib, menarik, dan meriah.
"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BADKO LPQ Kecamatan Kranggan yang telah menunjukkan kekompakan dan kesungguhan dalam mengemban amanah kepanitiaan. Alhamdulillah, acara dapat terselenggara dengan sangat baik dan memberikan kebahagiaan bagi para santri serta masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herlina juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga salat, rajin mengaji, serta berbakti kepada orang tua dan guru.
"Anak-anak adalah generasi penerus umat dan bangsa. Teruslah menjaga salat, mencintai Al-Qur'an, serta menghormati dan menaati guru maupun orang tua. Itulah bekal terbaik untuk meraih keberkahan hidup," pesannya.
Tak lupa, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina TPQ yang selama ini mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mendidik para santri dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Menurut Herlina, para guru TPQ merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, meskipun sering kali menjalankan tugasnya tanpa mengharapkan imbalan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina TPQ yang dengan penuh keikhlasan mendidik anak-anak kita. Semoga setiap ilmu yang diajarkan dan setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi amal jariyah serta mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan dari Allah SWT," tuturnya.
Kegiatan Pawai Muharram dan Pentas Seni Islami ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menjadi momentum syiar Islam, acara tersebut juga menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat Kranggan terhadap pendidikan Al-Qur'an dan pembinaan generasi muda.
Melalui semangat Tahun Baru Hijriah 1448 H, para peserta diharapkan dapat meneladani makna hijrah sebagai upaya untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
0 komentar