Selasa, 19 Maret 2019

APEL SIAGA DAN FLASHMOB PKS TEMANGGUNG, PECAH!



Sebagai kampanye terbuka terakhir di masa kampanye, PKS Temanggung menyelenggarakan kegiatan Apel Siaga dan Flashmob pada Minggu, 17 Maret 2019 di Sidorejo, Maron, Temanggung. Kegiatan ini dimulai dengan Apel Siaga yang diikuti ratusan kader dan simpatisan. Pada kesempatan ini Arif Noorhadi, Ketua DPD, sekaligus Caleg Dapil 1 DPRD Temanggung menyampaikan orasi pemenangan. Arif menegaskan perlunya totalitas kader dan simpatisan dalam memenangkan PKS agar bisa mengantarkan wakil rakyat ke kursi legislatif. Dengan demikian diharapkan PKS dapat memperjuangkan rakyat Indonesia lebih sejahtera. "PKS milik bangsa Indonesia dan menang bersama rakyat Indonesia."

Kegiatan ini juga bertujuan untuk konsolidasi kader, simpatisan, bersama caleg. Oleh karena itu selain kader dan simpatisan caleg PKS baik dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional yang berdomisili di Temanggung turut terlibat. Diketahui pada kampanye kali ini PKS Temanggung mengusung 28 caleg tingkat kabupaten, 3 caleg tingkat provinsi, dan 2 caleg tingkat nasional. Komposisi caleg perempuan tingkat Kabupaten Temanggung bahkan telah melampaui target yakni sejumlah 16 caleg perempuan.

Usai Apel Siaga, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama sebelum flashmob di pertigaan Maron. Saat flashmob kader dan simpatisan kompak mengikuti irama “Ayo lebih baik!” Kampanye yang tidak biasa dan unik ini menarik perhatian banyak masyarakat Temanggung. Baik yang di sekitar Maron maupun yang berkendara melewati Maron. Selain flashmob, PKS Temanggung juga menampilkan Satria Keadilan.

Masyarakat menyambut baik kampanye ini dengan ikut mengacungkan kode dua jari sambil berkendara. Bahkan di antara masyarakat ada yang bergabung ikut flashmob.

Read more

Senin, 11 Februari 2019

Mengapa PKS Mendunia?

Oleh  Maimon Herawati
(Dosen Jurnalistik di Bandung, sedang mengikuti program doktoral di Inggris, 2014)

Melihat berbagai foto dan iklan PKS di Perancis, Jerman, Turki, Inggris, Australia dan lain-lain, bagi yang sudah lama kenal PKS sebenarnya tidak ada yang aneh.
Pergilah ke berbagai negara, hadir dalam berbagai pengajian lokal, maka akan bertemu dengan para kader PKS. Mereka calon master, calon doktor dari berbagai bidang keilmuan. Sebagian lagi doktor-doktor lulusan luar negeri yang sedang kontrak kerja dengan perusahaan asing dan menetap di negara tersebut. Mereka hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Doktor, tapi guru iqra. Doktor tapi pengasuh grup anak-anak dalam kegiatan bersama.
Wajar jika ada data yang menyebutkan, jumlah doktor di dalam barisan kader PKS paling banyak dibandingkan partai lainnya. Data ini tentu agak berseberangan dengan kalimat, ‘PKS mencuci otak kadernya, PKS mencocok hidung kadernya, hingga logika tidak digunakan, otak tak lagi berfungsi, bisa didustai pemimpinnya.’
I laugh. Saya hanya tertawa mendengar klaim-klaim semacam ini. Klaim yang terus berulang.
Mengapa saya hanya tertawa? Bagaimana mungkin para doktor sebanyak itu bisa dibodohi qiyadah atau pemimpin mereka? Sedang dalam kehidupan sehari-hari, mereka menggunakan logika sainstifika?
Ada satu yang sulit diterima orang luar PKS, bahwa para calon doktor dan doktor itu bergerak karena satu hal, ‘Lillah, lillah, dan lillah.’ Bukan lil partai.’ Karena Allah, bukan karena partai.
Ingin menjelaskan pada semua pembaca di sini, dalam ruang kecil diskusi para doktor ini (saya saksinya), analisa kritis tentang kebijakan partai adalah hal biasa. Menyampaikan masukan pada pimpinan pusat tak pernah jengah. Komunikasi dua arah, atas-bawah, dan sebaliknya jauh lebih sehat dan hidup dibandingkan partai lainnya.
Partai mana yang menterinya bisa langsung ditelepon tanpa melewati asisten pribadi? Tidak ada sekat antara yang sedang memimpin dan dipimpin, karena di dalam tubuh PKS dihidupkan semangat menerima amanah, menjauh dari nafsu mengejar kekuasaan. Saat ini memimpin, esok menjadi yang dipimpin. Siap menjadi prajurit ataupun komandan jika diminta. Any time. Kapan saja. No problem. Tak masalah.
Di PKS, pemilihan calon anggota legislatif (caleg) itu dasarnya penunjukan melalui mekanisme musyawarah. Saya kenal banyak dari mereka yang awalnya keberatan dan menolak. Coba, partai mana yang calegnya menolak dicalonkan? Yang ada malah caleg membayar untuk dapat nomor di surat suara.
Berbagai dusta dan berita miring tentang PKS sedang banyak beredar. Jawabku, Allah Maha Tahu. Wa makaru wa makarallahu, wallahu khairul makirin. Allah tahu apa yang terjadi sesungguhnya.
Saya wartawan yang juga dosen jurnalistik. Dari sejak menjadi mahasiswa, saya dididik untuk berdiri hanya di atas kebenaran, di atas semua golongan. Bukan berdiri di atas kepentingan satu kelompok, misalnya PKS.
Dengan demikian, saya bersaksi, ada begitu banyak kebaikan di dalam PKS. Semoga Allah berkahi, Allah lindungi, Allah terima amal kebaikan mereka, orang-orang yang bekerja dalam diam, jauh dari sorotan media.
Saya saksikan pengorbanan harta yang tak masuk di akal dari mereka yang di sana, untuk meninggikan agama-NYA. Saya saksikan, malam-malam bertanggang, malam yang tidak dihiasi dengan tidur, yang mereka jalani untuk mencari solusi persoalan terdekat yang menjadi bebannya.
Saya saksi ketika mereka mendahulukan beberapa kerja dakwah, dan luar biasa, nilai A+ lah yang jadi hasil tugas belajar di kampusnya. Saya saksikan, mereka yang untuk bulanan saja sulit, namun tetap bersemangat memberikan kontribusi. Saya melihat perjuangan mereka datang dari kota-kota sebelah, berjam-jam dalam perjalanan, demi membuhul cinta, bekerja untuk-NYA.
Apakah kursi parlemenkah yang menjadi ambisi mereka?
Tidak. Andai ada satu dua yang menjadi lebih dekat dengan Rabbnya, cukup. Andai satu dua ada yang menemukan cinta-NYA, alhamdulillah.
Tetap bekerja, ada atau tidak ada dalam parlemen. Dekat atau jauh dari pemilu, bakti itu terus diberikan. Selalu melatih diri menjadi yang pertama menegakkan hukum-NYA.
Bukan hasil di dunia, tapi catatan di sisi-NYA hingga semoga terbawa nanti sampai di akhirat.
Hingga, apapun yang terjadi, tetap menang.
Menjadi wartawan yang berdiri di atas kebenaran, sungguh sejalan dengan semangat gerakan ini. Karena gerakan dakwah ini pun tidak bekerja demi kelompoknya. Cita-citanya adalah kebaikan bagi dunia.
Lihatlah di berbagai belahan dunia. Tak berada di Indonesia pun, semangat memberi itu tetap kobar.
Saya akan akhiri dengan: Kelemahan pun banyak. Namanya manusia. Tapi, semangat perbaikan itu kental dan merata di segala lapisan. Semangat ini kemudian melandasi kajian-kajian kritis, adu argumentasi.
Saya berdoa, semoga sambil terus bekerja, satu-satu PR atau pekerjaan rumah itu nampak solusinya. Ini juga ujian dalam perjuangan. Andai mulus-mulus saja, tentu bukan itu tabiat dakwah.
Adapun dakwah, milik Allah. Manusia di dalamnya sebagian bisa tertinggal, terlepas dari dakwah. Namun dakwah terus berjalan, ada atau tidak ada kami atau mereka di sana.
Yang mengikat adalah nilai laa ilaha illallah. Nilai tak berubah dari dahulu sampai sekarang. Di manapun berada. Palestina, Afghanistan, Suriah, Mesir, Inggris. Membawa kepada Allah.
Dan terakhir, lihatlah sosok kader PKS di sekitarmu, bandingkan dengan berita-berita di media. Percayalah, sebagian besar media sudah ditunggangi kepentingan. Baik kepentingan pemilik, maupun kepentingan ideologi. Sudah sekian banyak penelitian membuktikan.

Percayailah nuranimu 


Read more

Kamis, 07 Februari 2019

Sesibuk Apapun Engkau, Bacalah Al Quran


Sebagian orang malas membaca Al Quran padahal di dalam terdapat petunjuk untuk hidup di dunia.
Sebagian orang merasa tidak punya waktu untuk membaca Al Quran padahal di dalamnya terdapat pahala yang besar.
Sebagian orang merasa tidak sanggup belajar Al Quran karena sulit katanya, padahal membacanya sangat mudah dan sangat mendatangkan kebaikan. Mari perhatikan hal-hal berikut:

Membaca Al Quran adalah perdagangan yang tidak pernah merugi

{الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30)}
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
قال قتادة رحمه الله: كان مُطَرف، رحمه الله، إذا قرأ هذه الآية يقول: هذه آية القراء
“Qatadah (wafat: 118 H) rahimahullah berkata, “Mutharrif bin Abdullah (Tabi’in, wafat 95H) jika membaca ayat ini beliau berkata: “Ini adalah ayat orang-orang yang suka membaca Al Quran” (Lihat kitab Tafsir Al Quran Al Azhim).
Asy Syaukani (w: 1281H) rahimahullah berkata,
أي: يستمرّون على تلاوته ، ويداومونها
“Maksudnya adalah terus menerus membacanya dan menjadi kebiasaannya”(Lihat kitab Tafsir Fath Al Qadir).
Dari manakah sisi tidak meruginya perdagangan dengan membaca Al Quran?
  1. Satu hurufnya diganjar dengan 1 kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan. عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ». “Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رضى الله عنه قَالَ : تَعَلَّمُوا هَذَا الْقُرْآنَ ، فَإِنَّكُمْ تُؤْجَرُونَ بِتِلاَوَتِهِ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَا إِنِّى لاَ أَقُولُ بِ الم وَلَكِنْ بِأَلِفٍ وَلاَمٍ وَمِيمٍ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرُ حَسَنَاتٍ.“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk الم , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 660).
    Dan hadits ini sangat menunjukan dengan jelas, bahwa muslim siapapun yang membaca Al Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan. Dan sesungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu Maha Luas, meliputi seluruh makhluk, baik orang Arab atau ‘Ajam (yang bukan Arab), baik yang bisa bahasa Arab atau tidak.
  2. Kebaikan akan menghapuskan kesalahan.{إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ} [هود: 114]Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)
  3. Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah.عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ»“Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).
  4. Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam shalat.عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلاَثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ قُلْنَا نَعَمْ. قَالَ « فَثَلاَثُ آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثِ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah salah seorang dari kalian jika dia kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta yang hamil, gemuk serta besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Salah seorang dari kalian membaca tiga ayat di dalam shalat lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga onta yang hamil, gemuk dan besar.” (HR. Muslim).

Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan

عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ »
“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).

Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at

عَنْ أَبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ رضى الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang memotivasi seseorang untuk memperbanyak bacaan Al Quran terutama di bulan membaca Al Quran.
Dan pada tulisan kali ini hanya menyebutkan sebagian kecil keutamaan dari membaca Al Quran bukan untuk menyebutkan seluruh keutamaannya.
Dan ternyata generasi yang diridhai Allah itu, adalah mereka orang-orang yang giat dan semangat membaca Al Quran bahkan mereka mempunyai jadwal tersendiri untuk baca Al Quran.
عَنْ أَبِى مُوسَى رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنِّى لأَعْرِفُ أَصْوَاتَ رُفْقَةِ الأَشْعَرِيِّينَ بِالْقُرْآنِ حِينَ يَدْخُلُونَ بِاللَّيْلِ وَأَعْرِفُ مَنَازِلَهُمْ مِنْ أَصْوَاتِهِمْ بِالْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ وَإِنْ كُنْتُ لَمْ أَرَ مَنَازِلَهُمْ حِينَ نَزَلُوا بِالنَّهَارِ…»
“Abu Musa Al Asy’ary radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku benar-benar mengetahui suara kelompok orang-orang keturunan Asy’ary dengan bacaan Al Quran, jika mereka memasuki waktu malam dan aku mengenal rumah-rumah mereka dari suara-suara mereka membaca Al Quran pada waktu malam, meskipun sebenarnya aku belum melihat rumah-rumah mereka ketika mereka berdiam (disana) pada siang hari…” (HR. Muslim).
MasyaAllah, coba kita bandingkan dengan diri kita apakah yang kita pegang ketika malam hari, sebagian ada yang memegang remote televisi menonton program-program yang terkadang bukan hanya tidak bermanfaat tetapi mengandung dosa dan maksiat, apalagi di dalam bulan Ramadhan.
Dan jikalau riwayat di bawah ini shahih tentunya juga akan menjadi dalil penguat, bahwa kebiasan generasi yang diridhai Allah yaitu para shahabat radhiyallahu ‘anhum ketika malam hari senantiasa mereka membaca Al Quran. Tetapi riwayat di bawah ini sebagian ulama hadits ada yang melemahkannya.
عَنْ أَبِى صَالِحٍ رحمه الله قَالَ قَالَ كَعْبٌ رضى الله عنه: نَجِدُ مَكْتُوباً : مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ فَظٌّ وَلاَ غَلِيظٌ ، وَلاَ صَخَّابٌ بِالأَسْوَاقِ ، وَلاَ يَجْزِى بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ ، وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَغْفِرُ ، وَأُمَّتُهُ الْحَمَّادُونَ ، يُكَبِّرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى كُلِّ نَجْدٍ ، وَيَحْمَدُونَهُ فِى كُلِّ مَنْزِلَةٍ ، يَتَأَزَّرُونَ عَلَى أَنْصَافِهِمْ ، وَيَتَوَضَّئُونَ عَلَى أَطْرَافِهِمْ ، مُنَادِيهِمْ يُنَادِى فِى جَوِّ السَّمَاءِ ، صَفُّهُمْ فِى الْقِتَالِ وَصَفُّهُمْ فِى الصَّلاَةِ سَوَاءٌ ، لَهُمْ بِاللَّيْلِ دَوِىٌّ كَدَوِىِّ النَّحْلِ ، مَوْلِدُهُ بِمَكَّةَ ، وَمُهَاجِرُهُ بِطَيْبَةَ ، وَمُلْكُهُ بِالشَّامِ
“Abu Shalih berkata: “Ka’ab radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kami dapati tertulis (di dalam kitab suci lain): “Muhammad adalah Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, tidak kasar, tidak pemarah, tidak berteriak di pasar, tidak membalas keburukan dengan keburukan akan tetapi memaafkan dan mengampuni, dan umat (para shahabat)nya adalah orang-orang yang selalu memuji Allah, membesarkan Allah ‘Azza wa Jalla atas setiap perkara, memuji-Nya pada setiap kedudukan, batas pakaian mereka pada setengah betis mereka, berwudhu sampai ujung-ujung anggota tubuh mereka, yang mengumandangkan adzan mengumandangkan di tempat atas, shaf mereka di dalam pertempuran dan di dalam shalat sama (ratanya), mereka memiliki suara dengungan seperti dengungannya lebah pada waktu malam, tempat kelahiran beliau adalah Mekkah, tempat hijranya adalah Thayyibah (Madinah) dan kerajaannya di Syam.”
Maksud dari “mereka memiliki suara dengungan seperti dengungannya lebah pada waktu malam” adalah:
أي صوت خفي بالتسبيح والتهليل وقراءة القرآن كدوي النحل
“Suara yang lirih berupa ucapan tasbih (Subhanallah), tahlil (Laa Ilaaha Illallah), dan bacaan Al Quran seperti dengungannya lebah”. (Lihat kitab Mirqat Al Mafatih Syarh Misykat Al Mashabih).

Salah satu ibadah paling agung adalah membaca Al Quran

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما : ضَمِنَ اللَّهُ لِمَنَ اتَّبَعَ الْقُرْآنَ أَنْ لاَ يَضِلَّ فِي الدُّنْيَا ، وَلاَ يَشْقَى فِي الآخِرَةِ ، ثُمَّ تَلاَ {فَمَنَ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى}
“Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Allah telah menjamin bagi siapa yang mengikuti Al Quran, tidak akan sesat di dunia dan tidak akan merugi di akhirat”, kemudian beliau membaca ayat:
{فَمَنَ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى}
“Lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka”. (QS. Thaha: 123) (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).
عَنْ خَبَّابِ بْنِ الْأَرَتِّ رضى الله عنه أَنَّهُ قَالَ: ” تَقَرَّبْ مَا اسْتَطَعْتَ، وَاعْلَمْ أَنَّكَ لَنْ تَتَقَرَّبَ إِلَى اللهِ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ كَلَامِهِ “
“Khabbab bin Al Arat radhiyallahu ‘anhu berkata: “Beribadah kepada Allah semampumu dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan pernah beribadah kepada Allah dengan sesuatu yang lebih dicintai-Nya dibandingkan (membaca) firman-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
عَنْ عَبْدِ اللهِ بن مسعود رضى الله عنه ، أنه قَالَ: ” مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ فَلْيَنْظُرْ، فَإِنْ كَانَ يُحِبُّ الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ “
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Siapa yang ingin mengetahui bahwa dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah jika dia mencintai Al Quran maka sesungguhnya dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
وقال وهيب رحمه الله: “نظرنا في هذه الأحاديث والمواعظ فلم نجد شيئًا أرق للقلوب ولا أشد استجلابًا للحزن من قراءة القرآن وتفهمه وتدبره”
“Berkata Wuhaib rahimahullah: “Kami telah memperhatikan di dalam hadits-hadits dan nasehat ini, maka kami tidak mendapati ada sesuatu yang paling melembutkan hati dan mendatangkan kesedihan dibandingkan bacaan Al Quran, memahami dan mentadabburinya”.


Dikutip dari : muslim.or.id
Read more

Rabu, 06 Februari 2019

Testimoni Astri Ivo Tentang PKS

Siapa tidak mengenal Astri Ivo? Selebriti papan atas Indonesia di era tahun 1990 - 2000an yang akhir-akhir ini lebih sering berhijab dan mengisi pengajian ibu-ibu. Melihat fenomena PKS sebagai partai politik yang unik, Astri Ivo pun memberikan testimoninya selama berinteraksi dengan PKS aka Partai Keadilan Sejahtera.

Read more

Jumat, 25 Januari 2019

Sebesar Apa Surat Suara Pemilu 2019? Simak Videonya

Pada hari Kamis, 10 Januari 2019 yang lalu, PKS Temanggung menerima kiriman paket dari KPUD Kab. Temanggung yang berisi: 1. Plano DCT Anggota Legislatif Pusat dan Provinsi 2. Specimen Surat Suara 3. Booklet Profil Partai Politik Peserta Pemilu Kewajiban kami sebagai partai politik peserta pemilu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang gambaran surat suara yang asli supaya masyarakat dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan surat suara yang terjadi saat berada di bilik TPS. Selamat menonton, jangan lupa like dan share seluas-luasnya.

Read more

Senin, 21 Januari 2019

Pak Polisi Apresiasi Kampanye Kreatif PKS Temanggung


Kampanye Kreatif yang digelar Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Temanggung pada hari Ahad (20/1) kemarin menuai apresiasi positif dari masyarakat. Salah satunya dari seorang polisi yang kebetulan bertugas di lokasi acara Pertigaan Sari Ayam, Parakan Temanggung.
Pak Polisi, yang enggan disebut namanya tersebut mengatakan, model kampanye PKS yang kreatif memberikan pembelajaran politik yang lebih maju. "Harapannya, kampanye seperti ini bisa ditiru oleh partai-partai lain daripada kampanye-kampanye yang pada umumnya bersifat pemborosan", imbuhnya.
Baca juga : Wow, Meski Diguyur Hujan, Emak-Emak Semangat Flashmob

Puluhan kader dan simpatisan semangat mengikuti Kampanye Kreatif PKS yang diadakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Temanggung. Acara yang dihadiri mayoritas emak-emak ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 WIB bertempat di pertigaan Sari Ayam, Parakan Temanggung. Turut membaur dalam acara ini, calon anggota legislatif provinsi dan kabupaten yang diusung PKS untuk pileg 2019.
Meski sempat diguyur hujan selama kurang lebih 1 jam, tak menyurutkan semangat para emak untuk mensosialisasikan PKS diiringi gerak dan lagu dalam bentuk flashmob. Dalam kesempatan tersebut beberapa emak-emak dan remaja putri juga turut membagikan souvenir dan setangkai bunga kepada pengguna jalan yang kebetulan berhenti saat lampu merah.
Read more

Wow, Meski Diguyur Hujan, Emak-Emak Semangat Adakan Flashmob


Puluhan kader dan simpatisan semangat mengikuti Kampanye Kreatif PKS yang diadakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Temanggung. Acara yang dihadiri mayoritas emak-emak ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 WIB bertempat di pertigaan Sari Ayam, Parakan Temanggung. Turut membaur dalam acara ini, calon anggota legislatif provinsi dan kabupaten yang diusung PKS untuk pileg 2019.
Emak-emak berjajar sepanjang pertigaan Sari Ayam dengan membawa banner warna-warni PKS

Meski sempat diguyur hujan selama kurang lebih 1 jam, tak menyurutkan semangat para emak untuk mensosialisasikan PKS diiringi gerak dan lagu dalam bentuk flashmob. Dalam kesempatan tersebut beberapa emak-emak dan remaja putri juga turut membagikan souvenir dan setangkai bunga kepada pengguna jalan yang kebetulan berhenti saat lampu merah.
Anggota Dewan yang juga Caleg, Permatri Dany turut serta membagikan souvenir pada pengguna jalan

Acara semakin menarik dengan hadirnya kesenian angklung dari desa Kwadungan Gunung yang turut menghangatkan suasana dengan lagu-lagu PKS.
Kesenian Angklung turut menghangatkan suasana Kampanye Simpatik PKS

Koordinator acara, Marwanti menjelaskan acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan PKS kepada masyarakat Temanggung sekaligus memberikan contoh bahwa kampanye tidak harus dengan raungan motor yang membuat bising di telinga dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
"PKS berkomitmen untuk terus memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat dengan menghadirkan kampanye-kampanye yang simpatik dan edukatif untuk masyarakat", imbuhnya.
Baca juga: Pak Polisi Apresiasi Kampanye Kreatif PKS
Kegiatan Kampanye Kreatif PKS difoto udara via drone

Read more

Minggu, 13 Januari 2019

Profil Caleg : Arif Noorhadi Subroto, SE


Mas Arif, begitulah ia biasa dipanggil. Di saat para lulusan sarjana seangkatannya berlomba-lomba untuk mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan mentereng di kota-kota besar, sarjana ekonomi tamatan Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta ini memilih untuk kembali ke kampung halamannya Temanggung untuk mengabdi dan mengembangkan kota kelahirannya. Usahanya tidak sia-sia. Beberapa tahun jatuh bangun mengembangkan bisnis di kota yang terbilang tidak besar, Arif sukses membangun brand Toko Salma, toko perlengkapan bayi dan balita yang banyak menjadi rujukan ibu-ibu saat ingin belanja kebutuhan balitanya.
Kesuksesannya dalam mengembangkan bisnis tidak lantas membuatnya lupa pada lingkungannya. Arif juga tercatat aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan keagamaan. Bersama rekan seperjuangan yang sesama aktivis dakwah, Arif mendirikan Yayasan yang berkhidmat dalam bidang pendidikan, bernama Fi Ahsani Taqwim. Sebuah yayasan yang melahirkan jaringan sekolah Islam Terpadu mulai dari KB, TK, SD hingga SMP. Dan saat ini sekolah yang didirikan tersebut tercatat menjadi salah satu sekolah favorit swasta yang ada di Temanggung.
Karena kepekaan terhadap persoalan sosial dan pendidikan inilah, suami dari Rahmawati Zamzami ini didaulat untuk menahkodai PKS Temanggung. Kiprahnya semakin berkembang, jiwa sosialnya juga makin terasah. Hingga amanah itu datang, Arif diajukan menjadi Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Temanggung periode 2019-2014 dari Daerah Pemilihan 1 (Temanggung, Tembarak, Tlogomulyo) nomor urut 1. Tiada harapan lain dari ayah tiga anak ini menjadi caleg melainkan meluaskan kiprah dan manfaat untuk masyarakat Temanggung. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Temanggung.

Nama Lengkap
H. Arif Noorhadi Soebroto, SE

Alamat
Podomulyo I/8 Jampiroso Temanggung

PENDIDIKAN
TK Pertiwi Temanggung
SDN 1 Jampiroso TMG
SMPN 2 Temanggung
SMAN 3 Jogjakarta
PT UNS Surakarta

Data KELUARGA
Bapak 
H.Sutaryo bin Ahmadi bin Imam Bukhori

Ibu 
Hj.Anna Nurjannah binti Muhammad Oen

Istri:
Rahmawati Zamzami, SAg

Anak:
1.Salma Amalina (HI UNS)
2.Muh. Ilyas (Ponpes KAFILA Jkt)
3.Muh. Azmi (Ponpes IBAS Klaten)

WIRASWASTA
1. Toko Perlengkapan Bayi-anak
2. Toko Perlengkapan Haji-Umroh

KEGIATAN SOSIAL
1. Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Fi Ahsani Taqwim
2. Ketua MUI Kelurahan Jampiroso Tmg
3. Pengurus AMHI Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia
4. Pengurus Gedung Juang 45
5. Pengisi rutin Siraman Rohani Radio OFA Kranggan

KHOTIB
1. Masjid Bendo Kertosari
2. Masjid Podomulyo Jampiroso
3. Masjid Perum. Margasari
4.Pembina pengajian & Jama'ah Yasinan Bapak2, Ibu2 dan Pemuda di kampung2.
5. Pembina Guru2 TPQ
6. Pembina (ITMI) Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia
Read more

Minggu, 18 November 2018

Inilah Daftar Caleg DPRD Temanggung dari PKS


Setelah PKS Temanggung dinyatakan lolos untuk mengikuti kontestasi politik Pemilu Legislatif 2019, maka tahap selanjutnya adalah mengajukan Calon Anggota Legislatif (CALEG) yang akan mewakili PKS di lembaga legislatif DPRD Kabupaten Temanggung.
Berikut ini adalah calon anggota legislatif yang telah disahkan oleh KPU sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) tanggal 20 September 2018.

Dapil Temanggung 1
Meliputi: Kecamatan Temanggung, Tembarak, Tlogomulyo, Selopampang
1. H. Arif Noorhadi Soebroto, SE.
2. Chafisna Nurun Alanurin, S.Kom.I
3. Parmini, S.Pd.
4. Ainun Khabib, S.Pd.I., M.E.I.
5. Siti Lailatul Faizah

Dapil Temanggung 2
Meliputi: Kecamatan Bansari, Bulu, Kledung, Parakan
1. Amin Rais Hidayatullah
2. Suci Martha Mustika Retno Dewi
3. Ully Sukma Jayanti, S.P.
4. Paring
5. Wiwin Maharani
6. Yanti Wiastuti, S.Pd.
7. Permatri Dany Wismasitasari

Dapil Temanggung 3
Meliputi: Kecamatan Bejen, Candiroto, Tretep, Wonoboyo
1. Eko Wahyu Hardianto
2. Slamet Barokah
3. Yumna Farah Annuha, A.Md.

Dapil Temanggung 4
Meliputi: Kecamatan Ngadirejo, Jumo, Gemawang
1. Elynawati, S.Pd
2. Mahsun Saebani
3. Johar
4. Intan Esaputri, S.Gz.

Dapil Temanggung 5
Meliputi: Kecamatan Kedu, Kandangan
1. Indri Marwono
2. Evi Indriasari, S.Pd.
3. Nur Indah

Dapil Temanggung 6
Meliputi: Kecamatan Kranggan, Kaloran, Pringsurat
1. Suwardi, S.Pd.
2. Kolim
3. Tri Astuti, S.Si., M.Si.
4. Nunik Ratna Sugiarti, S.P.
5. H. Nur Muhammad Iqbal, S.Pd.I
6. Sukiyem, S.Pd.
Read more

Jumat, 09 November 2018

8 Catatan Perjalanan Pak Gery Menjadi Kepala Desa Ketitang


1. Maju Karena Diminta oleh warga.
Pak Gery maju bukan keinginan sendiri, namun permintaan warga yang terus berdatangan agar pak Gery bisa melakukan perubahan2 yang baik di Desanya dengan menjadi Kepala Desa.

2. Syarat yang diajukan untuk menerima permintaan warga hanya satu : Direstui oleh Ibunda (Mertua).
Pak Gery dan istri (Ibu Elyna) hanya mengajukan satu syarat ini. Pada awalnya ibunda tidak setuju. Namun mendengar langsung permohonan warga, beliau akhirnya menyetujui.

3. Sebagian besar kawan pak Gery tidak setuju ia maju karena akan berdampak pada melemahnya kekuatan menuju Pileg 2019 jika ia mengalami kekalahan.
Berbagai masukan dan diskusi selalu mengarah agar pak Gery mengurungkan niat untuk maju di pilkades. Namun, ia menyatakan tidak punya pilihan lain. Para pendukungnya juga mengancam akan meninggalkan Ibu Elyna di Pileg 2019 jika pak Gery tidak mau maju untuk membantu warga menjadi pemimpin mereka.
Baca Juga: Dramatis, Kader PKS Menangi Pilkades Ketitang

4. Menolak bantuan perdukunan tanpa menyinggung perasaan.
Saat itu ia kedatangan tamu yang membawa dukun untuk membantu memastikan pak Gery bisa menang di pilkades. Pak Gery tidak menolak secara langsung. Namun, dengan alasan sudah terlanjur janjian dengan orang pintar dan dijemput, ia harus ikut. Saat itu saya sendiri dan pak Mujiono yang membawa pak Gery keluar dari rumahnya menuju dusun lain.

5. Mengelola Preman dengan cara berbeda.
Kadang para dai hanya mau berdakwah pada orang2 yang sudah baik. Tentu dakwah mereka akan mudah diterima. Namun, bukankah Rasulullah SAW bahkan berdoa agar dipilihkan satu dari dua Umar.
Pak Gery selalu mencoba merangkul semua kalangan, termasuk preman. ia bahkan sering berkunjung ke Nusakambangan saat salah satu preman di kampungnya dipenjara disana, bahkan menjemputnya ketika sang preman dibebaskan.
Walaupun sang preman inipun akhirnya tidak mendukungnya, ia tidak membencinya. Pak Gery tetap ingin merangkulnya, terutama jika ia menang.
di Pilkades kali ini, ia juga didukung oleh banyak preman di kampungnya. Namun, para preman ini tidak melakukan intimidasi sama sekali. mereka hanya melakukan penjagaan agar pendukung terbebas dari intimidasi lawan.

6. Penjagaan dari kawan
Walaupun banyak preman yang bergabung di barisan pak Gery, tetap saja ia kalah pengalaman mengelola mereka jika dibandingkan dengan calon Kepala Desa lainnya. Beruntunglah ada kawan yang membantu dengan membawa preman yang berasal dari berbagai daerah sebagai tambahan pengamanan.
Pada malam hari H para preman yang dibawa oleh kawan ini berhasil menghalau intimidasi, bahkan sempat terjadi aksi saling pukul.
Ketika pagi hari awal pencoblosan, mereka lagi-lagi bisa mengamankan para pendukung yang hampir dibawa dengan mobil oleh tim calon lainnya.
Pak Eko, nama kawan itu. Nama yang sedang hits saat ini. Ia sejak sore H-1 berjaga bersama orang2 yang dibawanya hingga malam hari berikutnya usai pak Gery dinyatakan menang.

7. Penghitungan suara yang dramatis, sebuah pelajaran untuk tetap tawakal kepada Allah.
pada awalnya suara antara dua calon selalu berimbang hingga saat penghitungan mendekati separo jumlah suara masuk memperlihatkan keunggulan pak Gery dengan selisih cukup besar, 150 suara.
Namun, suara calon lainnya kemudian lebih sering disebut. Selisih semakin tipis. Hingga saat istirahat Maghrib, suara dinyatakan berimbang.
Para pendukung pak Gery, termasuk saya sendiri sempat down dengan hal ini, nampaknya suara pendukung calon lain tertumpuk di sesi akhir penghitungan. Begitulah pikiran kami saat itu. Padahal masih menyisakan 150 kartu suara yang belum dibuka.
Sholat Maghrib menjadi kesempatan untuk berdoa. Doa dan dzikir terus dilantunkan sambil mendengarkan penghitungan suara. telinga ini sepertinya hanya mendengar nomor urut calon lain dibaca. Sampai kemudian selesailah penghitungan suara. Apakah memang kalah ?
Ternyata dari penghitungan di atas kertas, pak Gery nampak unggul. Ada yang menyatakan unggul dengan 2 suara, 4 suara bahkan 15 suara. Yang penting unggul, pikir saya saat itu.
Menunggu pengumuman dari panitia serasa menunggu berjam-jam. Nampak begitu lama sekali. Jantung berdetak lebih kencang, kakipun terasa bergetar.
akhirnya pengumuman itu datang, pak Gery dinyatakan unggul 4 suara. Subhanallah. ALLAHU AKBAR.

8. Ketulusan pendukung
Begitu dinyatakan menang, kami segera merapat ke rumah pak Gery. Saat itu kami menyaksikan para pendukung berdatangan sambil menangis. Mereka memeluk erat pak Gery. Bahkan beberapa nenek sambil memaksa memeluk pak Gery. salahsatunya bilang "Pak Gery saya mohon maaf, pokoknya harus memeluk pak Gery" dengan linangan air mata yang terus tumpah.
Tibalah waktu sholat isya. Pak Gery mengajak kami sholat di TPQ karena Masjid sedang dibangun. Ada preman yang mengikuti kami, ia menyampaikan ke pak Gery "mas Gery, sesuai janji saya, jika jenengan menang maka saya akan Sholat". Subhanallah, baru dinyatakan menang sudah membawa hidayah.

Semoga pak Gery amanah menjalankan tugasnya sebagai Kepala Desa. Membawa kemajuan untuk masyarakatnya. Sesuai jargon beliau saat kampanye, yaitu mewujudkan desa yang BALDATUN THAYYIBATUN WA RABBUN GHAFUR.

Oleh : M Anantiyo Widodo, Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah DPD PKS Kab Temanggung
Read more