Senin, 20 November 2017

Kesehatan Dalam Rancangan Belanja Daerah

Oleh Elinawaty

Masukan komisi D yang disampaikan pada Rapat Paripurna hari ini yang membahas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Temanggung Tahun Anggaran 2018 adalah:
1.Issu paling krusial di bidang kesehatan adalah kekurangan tenaga medis, paramedis dan tenaga non medis. Maka dalam melakukan penataan tenaga di bidang kesehatan ini agar benar-benar memperhatikan masalah beban kerja.

2.Bertambahnya jumlah Puskesmas di Kabupaten Temanggung mengakibatkan sebuah konsekwensi logis terkait keterbutuhan  tenaga medis, paramedis dan tenaga non medis yang juga bertambah. Maka perlu adanya kebijakan berkaitan dengan pengadaan tenaga tersebut.

3.Konsep Pelayanan Kesehatan masyarakat agar mengarah kepada konsep UHC (Universal Health Coverage), yaitu suatu konsep reformasi pelayanan kesehatan yang mencakup beberapa aspek, antara lain: 1). Aksesibilitas dan equalitas pelayanan kesehatan, 2). Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif, yang meliputi pelayanan preventif, promotif, curatif sampai rehabilitatif, dan 3). Mengurangi keterbatasan finansial dalam mendapatkan pelayanan bagi semua penduduk.

4.Komisi D mendorong agar Dinas Pendidikan mempunyai data base kebutuhan sarana dan prasarana di setiap satuan pendidikan. Sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan bahwa masih terdapat sekolah-sekolah yang setelah puluhan tahun berdiri belum mendapatkan bantuan sama sekali.


Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10210586725444683&id=1243127012


Read more

Perempuan Penopang Dakwah




2300 perempuan hujan lebat tak beranjak, tetap berdiri di lapangan yang sudah mulai tergenang

Tak usah heran, Mengapa Ibu-ibu ini rela hujan-hujanan begitu? Berkumpul tak di bayar malah membayar? Sederhana, mereka yakin dengan begitu mereka dekat dengan keRidhoan Allah, dekat dengan Surga. Ya, hanya itu harapan mereka. Dari dulu tetap sama. Tapi ini adalah energi besar.
Tidak ada terbersit di hati mereka soal kekuasaan dan jabatan. Dalam angan-anganpun tidak. Tidak terdengar ada ibu-ibu PKS ini berebut nomer caleg, berebut pengaruh. Tidak juga berebut posisi jabatan calon kepala daerah atau jabatan publik lain. Naluri mereka adalah melayani. Tulus dan ikhlas.
Mereka yang telah menopang partai ini bertahun-tahun. Menjadi penyeimbang. Berperan sebagai kader, juga berperan sebagai istri yang menguatkan suami yang juga berjuang di medan dan wadah yang sama. Tanpa mereka saya yakin partai ini sudah runtuh.

Dari rahim mereka juga akan lahir, generasi-generasi baru masa depan, yang akan menopang dakwah 20-30 tahun yang akan datang. Disetiap mereka rata-rata melahirkan anak yang tidak sedikit. 4,5,6,7 bahkan 8 lebih. Mereka ikhlas mendidik. Bisa dibayangkan berapa kali berlipat kekuatan dakwah di masa depan. Kebangkitan dakwah hanya soal waktu.

Di lapangan itu berlatih 2300 ibu-ibu perempuan PKS Jawa Tengah, latihan perempuan siaga, latihan menjadi relawan.

Energi mereka seharusnya menggedor hati meruntuhkan egoisme hati.

Jika ada kader PKS yang dihatinya masih ada ambisi kekuasaan dan kedudukan, sudah selayaknya tertunduk malu. @ Dian Amalia#

sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10210586523719640&id=1243127012



Posted via Blogaway


Read more

Yang Muda Hormati Yang Tua, Ust. Mashadi teteskan Air mata




Saat Mas Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu dengan Pak Ustadz Mashadi yang saat ini sudah tua dan sakit, beliau Mantan Sekretarisnya Pahlawan Nasional Perdana Menteri Muhammad Natsir dan juga Mantan Aleg Partai Keadilan 99-2004

Bener-bener moment yang amat mengharukan dari Pemimpin Muda yang menghormati para pejuang generasi yang lebih sepuh. Pak Mashadi pun begitu amat terharu disambut oleh Sang Gubernur.

Perjumpaan terjadi saat Mas Gubernur DKI menghadiri Pernikahan Dinda Rahmi Khamsita dengan Mas Adhi (Ahad 12/11/2017)


sumber: https://m.facebook.com/groups/1554092948159836?view=permalink&id=2009780609257732



Posted via Blogaway


Read more

Minggu, 29 Oktober 2017

PROFIL WIRAUSAHA

*Dwi Widarti*
Ibu muda ini lahir tahun 1989, ia tinggal di Jlamprang Mojosari Kec. Bansari. Ia menikah diumur 19 tahun saat ini telah memiliki 2 anak umur 3,5 dan 8,5 tahun.

Tidak bisa melanjutkan kuliah, tak menghalanginya untuk terus maju dan mengembangkan diri. Selain sebagai ibu rumah tangga, saat ini ia memiliki usaha *warung* di rumah, juga *reseller tas qiyada, tas etnik, tas tjantik,  baju, kue lebaran dan lainnya* , _"asal halal apapun bisa menjadi dagangan"_ kata ibu muda yang awalnya bercita cita menjadi guru ini.

Tahun 2012 lewat program gratis PNPM mandiri ia mengikuti kursus menjahit. Ia bercita cita *usaha jahit baju*nya ini berkembang  sehingga menyerap tenaga kerja.

Suaminya (Prihyanto) yang bekerja sebagai petani mendukung usaha yang dijalaninya.

Melalui usaha ini ia ingin bermanfaat untuk orang banyak. Menurutnya usaha ini menjadikannya tambah teman dan pengalaman. Untuk kisah dukanya yang tentunya ada ia jadikan sebagai pelajaran hidup saja.

Untuk informasi lanjut tentang usaha ekonomi mb Widarti bisa melalui nomor 085740270535

Sekecil apapun usaha yang dijalani semoga bisa menjadi jalan untuk saling memotivasi


Read more

Selasa, 17 Oktober 2017

PKS Buka Pendaftaran Bacaleg Online


PKS Temanggung melakukan terobosan baru dalam membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) 2019, yakni dengan menggunakan sistem online.

"Tujuan dari pembuatan formulir pendaftaran Bacaleg online ini adalah untuk memudahkan masyarakat Temanggung yang ingin mendaftar tanpa harus repot-repot mendatangi kantor DPD PKS. Di samping itu, melalui online, PKS Temanggung hendak menjaring bakal calon dari generasi milineal yang notabene sudah akrab dengan internet." jelas ketua Tim Pemenangan Pemilu dan Pemilukada, Anantiyo Widodo di sela-sela acara penyerahan berkas peserta pemilu di KPU Temanggung.

"Namun demikian, PKS tidak menutup kemungkinan membuka pendaftaran melalui offline di kantor DPD. Untuk teknis dan jadwalnya masih kami atur." imbuhnya.

Dijelaskan, untuk mendaftar sebagai bakal calon anggota legislatif, masyarakat Temanggung cukup membuka situs web PKS Temanggung yang beralamat di http://temanggung.pks.id lalu klik pada gambar Formulir Pendaftaran Online Bakal Calon Anggota Legislatif.
Read more

Dikawal KORSAD, PKS Serahkan Berkas Verifikasi Partai ke KPUD Temanggung


Senin (16/10), PKS Temanggung mendaftarkan diri sebagai partai politik peserta Pemilu 2019 di kantor KPU Temanggung. Hadir dalam prosesi pendaftaran tersebut, jajaran DPD PKS Temanggung meliputi ketua, sekretaris, bendahara, perwakilan Aleg dan perwakilan perempuan. Tidak lupa jajaran KORSAD turut mengamankan berkas verifikasi dari kantor DPD PKS hingga KPU Temanggung.

Sekretaris Umum DPD PKS Temanggung, Yahya memaparkan, "Seluruh berkas telah siap. Alhamdulillah sampai pendaftaran ini, PKS Temanggung telah menerima partisipasi dukungan masyarakat Temanggung dalam wujud fotocopy KTP sebanyak 2000an lebih. Dan ini akan terus kita tingkatkan sebagai wujud tanggung jawab kami selaku perpanjangan aspirasi masyarakat Temanggung".

Tiba di kantor KPU Temanggung pukul 08.30 WIB, berkas PKS Temanggung diterima oleh ketua KPU, Jatmiko beserta wakilnya. Proses pengecekan berkas kurang lebih 2 jam sebelum akhirnya KPU menetapkan PKS sah menjadi kontestan pemilu 2019.
"Setelah kami cek berkas yang diserahkan, kami nyatakan PKS secara resmi terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019", papar Jatmiko saat menerima berkas dari PKS Temanggung.

Ketua DPD PKS Temanggung, Arif Noorhadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap kader dan simpatisan PKS yang telah menyukseskan proses pemberkasan Pemilu 2019 ini, "Setelah berikhtiar selama kurang lebih sebulan menyiapkan pemberkasan, hari ini PKS Temanggung mendaftarkan diri sebagai syarat peserta Pemilu 2019."
Read more

Sabtu, 30 September 2017

Ingatkan Bahaya Laten Komunis, PKS Gelar Nonbar Film G30S


PKS Temanggung menggelar Nonton Bareng (Nonbar) Film G30S/PKI di halaman Gedung Juang 45, Sabtu (30/9). Acara yang diseting layar tancap ini menghadirkan saksi sejarah keluarga korban tragedi 65, Mad Ridwan.

Dalam sambutannya, ketua DPD PKS Temanggung, Arif Noorhadi mengatakan "Pentingnya generasi muda saat ini untuk banyak membaca sejarah. Sejarah tersebut berguna di masa kini dan mendatang supaya yang baik dapat kita teruskan, dan yang tidak baik sebisa mungkin tidak terulang kembali"

Mad Ridwan, selama kurang lebih 30 menit memaparkan suasana tahun 1965 dan runtutan kronologisnya, terutama saat pecah pemberontakan G30S di Jakarta dan reaksi masyarakat Temanggung kala itu.

Untuk menyemarakkan acara nonton bareng tersebut, panitia menyiapkan snack tradisional seperti kacang rebus, ubi rebus, dan minuman hangat untuk mengusir hawa dingin Temanggung. Acara pemutaran film G30S dimulai jam 20.00 WIB dan berakhir jam 21.30 WIB. Tidak kurang dari 300 warga Temanggung hadir turut menyaksikan film G30S tersebut.
Read more

Kamis, 28 September 2017

Jelang Pilbup, PKS Gembleng Koordinator Saksi Kecamatan


Pemilihan Bupati Temanggung 2018 tinggal menghitung hari. Tidak kurang dari setahun, hajat akbar masyarakat Temanggung tersebut bakal digelar. PKS Temanggung pun mulai memanaskan mesin politiknya untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2018 tersebut.

Pada hari Kamis (38/9), PKS Temanggung mengumpulkan seluruh koordinator saksi tingkat kecamatan di kantor DPD PKS Temanggung. Hadir dalam pertemuan tersebut 60 orang dari perwakilan masing-masing kecamatan, juga saksi tingkat kabupaten dan anggota Tim Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (TP3).

Ketua TP3, Anantiyo Widodo dalam sambutannya menjelaskan, "Saksi PKS pada tahun 2014 kemarin sudah bekerja dengan luar biasa, baik di Pileg maupun Pilpres. Dan ini mendapat apresiasi dari Prabowo yang saat itu menjadi calon presiden yang diusung PKS dan Gerindra. Oleh karena itu, pada Pilkada mendatang, kepercayaan masyarakat kepada kita jangan disia-siakan."

Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan taujih dari anggota legislatif provinsi Jawa Tengah, Jamaludin. "Anda ini adalah garda terdepan dalam pengawalan suara mulai dari TPS hingga perhitungan akhir di KPU. Oleh karena itu, perlu sikap dan stamina serta semangat berjuang supaya amanah masyarakat kepada PKS maupun pasangan calon bupati yang kita usung, tidak sia-sia." jelas Jamaludin memberikan semangat.


Read more

Minggu, 24 September 2017

Spirit di Usia Senja

Mbah Amat Suhadi, 73th.buyutnya 3, kader yg terbentuk dr mantan relawan kecamatan wates di pileg 2014. Hampir tidak pernah absen kajian pekanan. Meski utk hadir mbonceng salah satu dr teman lkajian yg rata2 muda2). Kajian di kokap pun hadir.

Waktu itu, kurang 9 hari kegiatan kemah bakti. taklimat disampaikan di kajian skaligus mendata peserta.

Awalnya panitia tidak data beliau.slalu dilewati...dicek kembali siapa yg belum terdaftar.ada beliau di group itu, di lewati lagi daftarnya.
Tiba2 beliau ngacung...saya siap ikut.kaos L!

Semua tertawa..estu mbah..?
Bukannya surut, malah semakin meyakinkan.Saya ini olahragawan.baju komplit siap.celana hansip sama sepatunya ada.ransel cucu saya ada.saya yg bawa sarden.ada 4 dari kiriman anak saya masih ada.

Subhanallah...
Masuklah beliau didaftar dan dapat tugas perbekalan klompok juga.

Kajian 3 hari jelang kembara.
Kita kerjain lagi...mbah amat kecoret.mboten lolos calon peserta.

Jawab nya : takgolekane dhewe.mbiyen nang girimulyo aku ora diajak.saiki nang glagah kudu melu.
Ndak koyo sahabat e nabi ketinggalan perang.ndak ora oleh omongan karo kancane😀 (Materi kajian sebelumnya.bahas perang tabuk)

Wis..mantab!💖

Jadi kelingan potongan sirah sahabat

Ibnu Jarir berkata dari Hibban bin Zaid asy-Syar’abi, ia berkata, “Kami pernah ikut berjihad bersama Shafwan bin ‘Amr yang saat itu sebagai pemimpin daerah Himsh, dari Afsus hingga al-Jaraajimah. Tiba-tiba aku melihat orang tua renta yang kedua alisnya sudah jatuh ke matanya (menunjukkan sangat tua). Ia penduduk Damaskus yang sedang berada di atas tunggangannya di antara orang-orang yang akan menyerang.”

Aku pun menemuinya dan bertanya, “Wahai paman, sesungguhnya Allah menerima alasanmu (untuk tidak ikut jihad).” Ia berkata –sedangkan kedua alisnya menjadi tegak–, “Wahai keponakanku, Allah telah menuntut kita pergi jihad, baik dalam keadaan ringan maupun berat. Ketahuilah barangsiapa yang dicintai Allah, niscaya Allah akan mengujinya, kemudian mengembalikannya (kepada Allah), dan mengekalkannya (di Surga-Nya). Sesungguhnya orang yang diuji Allah di antara hamba-hambanya adalah orang yang bersyukur, bersabar, dan berzikir, serta ia tidak beribadah melainkan hanya kepada Allah SWT saja. Dicopy dgn sedikit perubahan dari group WA, semoga mwnjadi inspirasi.

Sumber: fb ust. Jasiman Lc


Read more

Sabtu, 23 September 2017

Perjuangkan GTT/PTT, Elyna Sambangi Kemendikbud dan Kemenag


Komisi D DPRD Temanggung, melakukan kunjungan dua hari ke kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta guna memperjuangkan aspirasi GTT/PTT, Rabu - Kamis (18-19/9). Rombongan tersebut diterima oleh Dra. Poppy Dewi Puspitawati, MA selaku Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud (Rabu 18/9) dan Drs.  Imam Safe'i, M. Pd selaku Kasubdit Ketenagaan  Direktorat jenderal pendidikan Agama Islam Kemenag (Kamis, 19/9)

Elynawati, anggota legislatif dari PKS mengaku prihatin dengan kondisi GTT dan PTT yang kondisinya berbeda 180 derajat dengan gaji PNS. Sebagai legislatif, pihaknya merasa perlu menyampaikan aspirasi tersebut kepada eksekutif khususnya kemendikbud dan kemenag pusat.

"Persoalan yang mendasar di lapangan sebenarnya adalah persoalan moraturium pengangkatan pns di tengah gejolak kekurangan tenaga pendidik di lapangan. Yang membuat kami tercengang adalah, ketika kami dibukakan dapodik temanggung, ternyata tidak ada kekurangan guru sama sekali, bahkan data yang terbaca disana justru "kelebihan". Sehingga wajar, jika pengankatan CPNS untuk tenaga pendidik sangat minim. Padahal ketika kita lihat kondisi di lapangan justru kab. Temanggung masih kekurangan 2.104 guru untuk SD dan 140 guru untuk SMP" papar Elyna.

"Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa bisa begitu? Dan jawabannya adalah ada data tidak real yang dimasukkan dalam dapodik setiap sekolah. Salah satu hal yang kemudian kami curigai adalah banyaknya GTT yang ber SK kepala Sekolah (seharusnya kepala daerah untuk GTT sekolah negeri dan ketua yayasan untuk sekolah swasta) dimasukkan dalam dapodik. Nah, PR ini yang harus segera diselesaikan dindikpora kabupaten Temanggung," imbuhnya.

"Paling mungkin dilakukan sekolah adalah jujur dalam pengisian dapodik untuk tenaga pendidik. Jika data real bisa terbaca real juga di pusat, maka kemungkinan untuk pusat membuat kebijakan pengangkatan CPNS untuk guru di tingkat pendidikan dasar juga besar," pungkas Elyna.
Read more